Rabu, 16 November 2011

Berbagai Penjelasan tentang Istilah Teknik



1.        ILMU/SCIENCE (dari bahasa Latin : scientia berarti "pengetahuan")

Merupakan perusahaan sistematis yang membangun dan mengatur pengetahuan dalam bentuk diuji penjelasan dan prediksi tentang alam semesta. Sebuah makna yang lebih tua dan erat terkait masih digunakan saat ini adalah yang ditemukan misalnya dalam Aristoteles, dimana "ilmu" mengacu pada tubuh pengetahuan yang dapat diandalkan sendiri.
Sejak zaman klasik sebagai jenis ilmu pengetahuan terkait erat dengan filsafat. Pada zaman modern awal dua kata, "ilmu" dan "filsafat", kadang-kadang digunakan secara bergantian dalam bahasa Inggris. Pada abad ke-17, "filsafat alam" (yang sekarang disebut "ilmu alam") telah mulai dianggap terpisah dari "filsafat" secara umum. Namun, "ilmu" terus digunakan dalam arti luas akal yang menunjukkan pengetahuan yang dapat dipercaya tentang suatu topik, dengan cara yang sama saat ini masih digunakan dalam istilah modern seperti ilmu perpustakaan atau ilmu politik.

Dalam penggunaan modern, "ilmu pengetahuan" adalah istilah yang lebih sering mengacu pada cara mengejar pengetahuan, dan bukan pengetahuan itu sendiri. Ini adalah sering diperlakukan sebagai sinonim dengan 'ilmu alam dan fisik', dan dengan demikian terbatas pada cabang-cabang studi yang berhubungan dengan fenomena alam semesta material dan hukum mereka, kadang-kadang dengan pengecualian tersirat matematika murni. Ini sekarang arti yang dominan dalam penggunaan biasa. Ini arti sempit "ilmu" yang dikembangkan sebagai bagian dari ilmu pengetahuan menjadi sebuah perusahaan yang berbeda untuk mendefinisikan "hukum alam", berdasarkan contoh-contoh awal seperti Kepler's hukum, Galileo's hukum, dan Newton's hukum gerakan. Dalam periode ini menjadi lebih umum untuk menyebut filsafat alam sebagai "ilmu alam".

Selama abad ke-19, kata "ilmu" menjadi semakin terkait dengan disiplin studi dunia alam termasuk fisika, kimia, geologi dan biologi. Hal ini terkadang meninggalkan studi tentang pemikiran manusia dan masyarakat dalam limbo linguistik, yang diselesaikan dengan mengelompokkan daerah-daerah studi akademis sebagai ilmu sosial. Demikian pula, beberapa bidang utama lain dari studi disiplin dan pengetahuan ada saat ini di bawah rubrik umum "ilmu", seperti ilmu yang formal dan ilmu terapan.

2.        TEKNOLOGI

Merupakan metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri.

Sebagian beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. Namun, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.

Teknologi merupakan perkembangan suatu media/alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah.

3.        TEKNIK atau REKAYASA

Merupakan penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik profesional disebut insinyur (sarjana teknik).

Menurut sejarahnya, banyak para ahli yang meyakini kemampuan teknik manusia sudah tertanam secara natural. Hal ini ditandai dengan kemampuan manusia purba untuk membuat peralatan peralatan dari batu. Dengan kata lain teknik pada mulanya didasari dengan trial and error untuk menciptakan alat untuk mempermudah kehidupan manusia. Seiring dengan berjalannya waktu, ilmu pengetahuan mulai berkembang, dan mulai mengubah cara pandang manusia terhadap bagaimana alam bekerja. Perkembangan ilmu pengetahuan ini lah yang kemudian mengubah cara teknik bekerja hingga seperti sekrang ini. Orang tidak lagi begitu mengandalakan trial and error dalam menciptakan atau mendesain peralatan, melainkan lebih mengutamakan ilmu pengetahuan sebagai dasar dalam mendesain.

Adapun cabang-cabang dari teknik/rekayasa adalah :

·  Teknik Elektro

·  Teknik Fisika

·  Teknik Astronautika dan Aeronautika

·  Teknik Geodesi dan Geomatika

·  Teknik Industri

·  Teknik Informatika

·  Teknik Kimia

·  Teknik Lingkungan

·  Teknik Metalurgi dan Material

·  Teknik Mesin

·  Teknik Molekular

·  Teknik Nuklir

·  Teknik Penerbangan

·  Teknik Perkapalan

·  Teknik Perminyakan

·  Teknik Geologi

·  Teknik Pertambangan

·  Teknik Pertanian

·  Teknik Sipil

·  Teknik Bioprosess

·  Teknik Planologi

·  Manajemen Rekayasa Industri

4.        TEKNIK LISTRIK atau TEKNIK ELEKTRO (Electrical Engineering)

Merupakan satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknik listrik melibatkan konsep, perancangan, pengembangan, dan produksi perangkat listrik dan elektronik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Insinyur listrik adalah kaum profesional yang memegang peranan penting dalam mengembangkan dan memajukan teknologi tinggi dalam dunia komputer, laser, penjelajahan angkasa, telekomunikasi, energi, dan aplikasi lainnya dari perangkat dan sistem elektronik.

Teknik listrik bekerja sama dengan insinyur dari area lain seperti teknik kimia, teknik mesin, dan teknik sipil untuk merancang, mengembangkan, dan membantu produksi berbagai macam produk dan jasa seperti sistem distribusi energi, komputer pribadi, sistem satelit, radio genggam, sistem radar, mobil listrik, jantung buatan, dan lain-lain yang melibatkan komponen listrik dan elektronik.

Bidang-bidang Teknik Listrik atau Teknik Elektro :

Ada dua kegunaan utama dari kelistrikan, yaitu sebagai sarana untuk mengirimkan daya listrik dari satu tempat ke tempat lain dan sebagai sarana untuk mengirimkan informasi.

Secara tradisional, bidang teknik listrik dapat dibagi ke dalam tujuh area spesialisasi berikut ini : Teknik Tenaga Listrik, Teknik Elektromagnetik, Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer, Teknik Elektronika, Teknik Rekayasa Sistem, Teknik Kendali.

5.        TEKNIK ELEKTRONIKA

Teknik Elektronika termasuk kedalam bagian-bagian dari teknik listrik atau teknik elektro. Adapun Teknik Elektronika itu sendiri adalah teknik yang berhubungan dengan berbagai material dalam berbagai konfigurasi atau struktur yang dapat mengatur aliran arus listrik. Dalam teknik elektronika dikenal dan digunakan berbagai komponen seperti dioda, transistor, dan sirkuit terpadu untuk membangun perangkat keras. Hasil dari teknik elektronika digunakan secara langsung oleh bidang lain seperti teknik komputer dan teknik telekomunikasi dengan sirkuit terintegrasi sebagai salah satu kemajuan terbesar yang paling dimanfaatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar